Mengenal Faktor Penyebab AC Mobil Kurang Dingin

Apakah Anda merasa AC mobil kurang dingin? Hal ini wajar mengingat temperatur luar kabin saat ini memang cenderung semakin mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Kondisi kurang dingin bisa dikatakan sebagai hal yang relatif bergantung kepada tingkat suhu di luar kabin. Umumnya, selisih antara suhu luar kabin dengan dalam kabin ada di kisaran 10 derajat Celsius. Misalnya saat suhu udara terukur 32 derajat celcius, maka apabila kabin Anda bersuhu 20 – 22 derajat Celsius sudah cukup dingin.

Faktor Penyebab AC Mobil Kurang Dingin

Pengukuran terhadap suhu AC mobil sendiri biasa dilakukan pada bagian grill AC yang ada di dashboard untuk mengetahui kapankah waktunya temperatur cut off dan on off dari bagian kompressor. Mobil dengan sistem AC yang baik, suhu pada grill AC akan terukur antara 6 derajat Celsius off kompressor sampai 8 derajat Celsius saat on lagi. Sementara pada AC yang sudah kurang dingin, suhu di grill AC hanya bisa sampai di 9 derajat Celsius saja. Lantas apa yang menyebabkan AC mobil kurang dingin ini?

pxhere.com

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan AC pada mobil Anda menjadi kurang dingin, diantaranya;

  1. Kondisi Freon

Salah satu faktor utama yang biasanya memicu masalah pada sistem AC adalah kondisi freon yang mulai berkurang lantaran terjadinya kebocoran. Kondisi bocor kerap kali terjadi pada ring yang terletak di sambungan pipa AC dan di bagian seal saft kompressor serta relief valve yang ada di kompressor. Inilah yang kemudian menyebabkan AC menjadi kurang dingin.

  1. Kondisi Kondensor dan Radiator

Pengelolaan panas pada sistem AC juga bisa terganggu lantaran permukaan kondensor ataupun radiator menjadi kotor oleh debu ataupun karat. Bagian sirip permukaan yang tertekuk juga bisa membuat pembuangan panas dari gas freon bertekanan tinggi di kondensor menjadi tidak sempurna. Hal ini akan berakibat pada proses kondensasi yang menjadi tidak sempurna dan AC kurang optimal.

  1. Kondisi Motor Extra Fan

Apabila motor cooling fan maupun extra fan mengalami masalah maka pengelolaan panas pada kondensor juga menjadi kurang optimal. Masalah pada komponen ini dapat dilihat dari putarannya yang melemah atau bahkan mati. Masalah lain yang mungkin terjadi adalah arah putaran motor yang terbalik sehingga arah angin yang dihembuskan justru mengarah ke bagian depan mobil.

4.Tekanan Berlebiahn pada Sistem AC

Adanya tekanan berlebih pada sistem AC dapat memicu over heat sehingga high pressure switch memutus arus listrik menuju Field Coil dari bagian magnetic clutch. Sementara pada kompressor AC yang sudah dilengkapi dengan temperature switch saat terjadi over heating akan memutus arus listrik ke spull magnetic clutch.

  1. Oli Berlebih pada Kompressor

Sistem AC mobil menggunakan volume yang tetap. Dengan kata lain, apabila ada  kelebihan oli kompressor menyebabkan ruang untuk freon menjadi berkurang. Hal ini dapat memicu freon masuk ke sistem AC dan menyebabkan tekanan berlebih. Untuk menyesuaikan tekanan sesuai standar, maka akan mengurangi volume freon yang masuk ke dalam sistem. Hasilnya, AC menjadi kurang dingin atau bahkan tidak bisa dingin.

pxhere.com
  1. Masalah Kompressor

Kompressor AC juga bisa mengalami keausan dengan tanda tekanan yang tidak normal, berbunyi saat AC dihidupkan, sight glass yang menghitam, bagian receiver driyer maupun katup expansi yang tersumbat. Tentu saja ini juga menyebabkan AC menjadi kurang dingin.

  1. Masalah Evaporator

Debu dan kotoran yang terhisap oleh blower akan menempel ke permukaan evaporator. Polutan tersebut kemudian mengakibatkan aliran udara dari blower AC menjadi tersumbat menyebabkan angin AC kurang kencang dan juga kurang dingin. Masalah ini juga sering diesebabkan karena bagian filter AC yang jarang dibersihkan.

  1. Pembuangan Air Kondensasi

Apabila saluran pembuangan air kondensasi mengalami penyumbatan karena kotoran, maka bagian rumah evaporator akan dipenuhi air hasil proses kondensasi di permukaan evaporator. Bagian rumah evaporator akan berembun dan airnya menetes ke bagian bawah dashboard dan ke karpet mobil. Air kondensasi yang membanjiri rumah evaporator ini juga mengakibatkan hembusan angin blower menjadi kurang kuat.

  1. Overheating

Overheat (panas berlebih) pada mesin mobil juga bisa memicu AC mobil kurang dingin atau bahkan tidak dingin sama sekali. Kondisi ini akan memicu pematian kipas radiator ataupun kipas kondensor AC. Pada umumnya, orang akan menyadari mesin yang overheating dari gejala AC yang terasa kurang dingin.

AC yang panas dikarenakan suhu mesin terlalu tinggi ini mungkin terjadi karena bagian kompresor AC menempel di blok mesin. Sehingga ketika mesin terlalu panas, suhu pada kompresor pun menjadi ikut naik yang akhirnya mengakibatkan tekanan freon yang ada di dalam sistem AC menjadi ikut naik. Tentu saja hal ini akan berdampak terhadap kemampuan AC mobil Anda.

pxhere.com
  1. Penggunaan Freon

Dalam beberapa kondisi, ternyata penggunaan freon tertentu juga dapat mempengaruhi penurunan kinerja sistem AC mobil. Biasanya dikarenakan penggunaan yang tidak sesuai dengan anjuran dan spesifikasi.

  1. Katup Ekspansi

Apabila katup ekspansi mengalami gangguan, maka AC mobil pun juga bisa menjadi kurang dingin. Hal ini terjadi karena kerusakan di bagian katup ekspansi dapat berupa saluran yang membuka terlalu lebar atau bahkan tersumbat. Kondisi ini kemudian membuat freon tidak dapat bersirkulasi dengan baik dan sebagaimana mestinya. Kondisi ini ditandai dengan tekanan di sisi low pressure yang ada di bawah nol saat AC dinyalakan.

Itulah beberapa penyebab mengapa AC pada kendaraan Anda menjadi kurang dingin atau tidak dapat bekerja sebagaimana biasanya. Untuk melakukan perbaikan, akan lebih baik jika diserahkan pada jasa service AC mobil profesional apabila Anda tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam hal perbaikan AC mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *